Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Rabu, 23 Juni 2010

kinesiologi

kinesiologi

Disusun oleh

Mukti Mahayana NIM: 107711410200

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Oktober 2009

KATA PENGANTAR

Makalah ini berisikan tentang materi dasar-dasar mekanika, yang mana bab ini merupakan salah satu bagian dari sub bab kinesiology. Dalam pengembangan makalah ini mengambil beberapa sumber yang memiliki pembahasan yang lengkap mengenai materi dasar-dasar mekanika.

Untuk semua pihak yang ikut serta dalam membantu terselesaikannya makalah ini, kami selaku penulis mengucapkan terimakasih. Dan untuk pembaca kami juga menerima saran dan kritikan yang mana nanti kami gunakan sebagai acuan dalam memperbaiki mkalah ini sehingga lebih layak untuk disajikan.

Malang, 21 oktober 2009

Penyusun

PENDAHULUAN

Setiap cabang ilmu sering kali berhubungan dengan cabang ilmu yang lainnya, begitu juga dengan cabang ilmu kinesiology erat hubungannya dengan cabang ilmu biomekanika. Dalam salah satu sub babnya terdapat sebuah materi yaitu dasar-dasar mekanika, yang mana pengembangan materi dalam sub bab ini juga mengacu pada cabang ilmu biomekanika. Materi ini kususnya membahas tentang momen gaya serta gaya sentryfugal dan gerak sentrypetal.

Apakah momen gaya itu sebenarnya serta bagaimanakah momen gaya sangat diperlukan dan begitu juga kapan momen gaya ini harus dieliminasi. Tentunya pembahasan materi ini akan berkaitan dengan dunia olahraga. Begitu juga dengan gerak sentrifugal dan gerak sentripetal apakah yang dimaksud dengan masing-masing gerak ini dan bagaimanakah penerapannya dalam olahraga.

Dengan pemaparan materi diatas diharapkan agar dapat bermanfaat bagi pembaca dalam hal pemahaman materi mengenai dasar-dasar mekanika.

BAB II

PEMBAHASAN

DASAR-DASAR MEKANIK

Momen gaya adalah suatu gaya yang berusaha memutar benda mengelilingi sumbunya. Momen gaya berkaitan dengan tangan momen, yaitu jarak antara gaya dengan sumbu putar. Besar momen gaya diperoleh dari gaya dikalikan dengan jarak antara gaya dengan sumbu putar. Sedangkan momen gaya adalah beban dikalikan tanagan momen.

Dalam berbagai kegiatan olahraga adakalanya momen gaya dapat menguntungkan dan juga adaklanya moment gaya harus dieliminasi.

(catatan semakin panjang tangan moment maka gaya yang dihasilkan akan semakin besar)

Momen gaya harus dieliminasi

* Untuk mengatasi momen gaya samapai seminimal mungkin, maka tangan momen harus sependek mungkin.
* Pada lifter tangan momen harus diperkecil dengan menempatkan beban tepat dipusat putaran (kaki tumpu berdiri tepat diatas beban ) sehingga momen gaya dieliminasi.
* Saat melangkah ketika berlari tungkai kaki harus ditekuk seminimal mungkin

Momen gaya menguntungkan

* Tangan momen harus diperpanjang
* Pada saat gerak memukul bola soft ball. Saat mengayun pemukul, kedua tangan harus lurus
* Apabila suatu gaya bekerja pada suatu bagian badan (kaki) dengan jarak tertentu (d) dari titik yang diketahui, maka gaya tersebut menimbulkan gerakan siku pada titik tersebut.


Rumus= M= Fxd

Keteranagan:

M= Momen gaya

F= besarnya gaya

d= jarak gaya

contoh

1. Gaya= 60 N

d1= 0,25 m

1. Gaya= 65 N

d2= 0,30m

1. Gaya= 70 N

d3=0,40m

Maka menurut rumus M=fxd:

M= 60×0,25

15 Nm

M= 65×0,30

19,5 Nm

M= 70×0,40

28 Nm

Penerapan rumus momen gaya dalam Olah Raga
Rumus Fmxdm=Fxd

Fm: Gaya Kontraksi Otot

dm: Jarak lengan gaya otot dengan pusat sendi

F: gaya gravitasi benda

d: jarak dari gaya garvitasi kepusat sendi

Berdasarkan rumus dapat disimpulkan bahwa bila hasil perkalian dari gaya kontraksi otot dan jarak lengan gaya otot dengan pusat sendi sama dengan hasil perkalian gaya gravitasi benda dengan jarak dari gaya garavitasi kepusat sendi maka akan diam (bagian tubuh yang melakukan aktivitas tersebut), maka apabila ingin menggerakan benda tersebut maka jumlah perkalian Gaya kontraksi otot dengan Jarak lengan gaya otot dengan pusat sendi harus lebih besar dari hasil perkalian gaya gravitasi benda dengan jarak dari gaya garavitasi kepusat sendi.

GAYA SENTRIFUGAL DAN GAYA SENTRIPETAL

Keduanya merupakan suatu gaya yang dihasilkan oleh gerak berputar. Gerak sentrifugal adalah gaya yang menyebabkan benda yang sedang berputar, pergi meninggalkan pusat lingkaran, sedangkan gaya sentripetal yaitu gaya yang menyebabkan benda yang sedang berputar, menuju pusat lingkaran.

Pengaruh gaya sentrifugal dapat kita lihat pada lari ditikungan. Semakin pendek jari-jari lintasan,semakin besar pengaruhnya, yaitu pelari akan keluar lintasan kearah lintasan sebelah kanannya, jika dia berlari di sebelah kiri. Untuk mengurangi pengaruh gaya sentrifugal, berusaha tetaplari dilintasn dengan cara mencondongkan badan kearah pusat lingkaran

Besarnya gaya sentrifugal

BxV²

G=

g x r

keterangan

G= gaya sentrifugal

B= berat badan pelari

V= kecepatan

g= gravitasi

r= radius

contoh:

pelari dilintasan menikung dengan jari-jari 30m dengan kecepatan 10m/dt berat badan pelari adalah 70 kg. berapa gaya sentrifugalnya.

Jawab:

70×10²

G= = 23,3 kg

10 x 30

KESIMPULAN

Dasar-dasar mekanik berkaitan dengan momen gaya, gerak sentrifugal, dan gerak sentripetal. Momen gaya adalah suatu gaya yang berusaha memutar benda mengelilingi sumbunya. Gerak sentrifugal adalah gaya yang menyebabkan benda yang sedang berputar, pergi meninggalkan pusat lingkaran, sedangkan gaya swentripetal yaitu gaya yang menyebabkan benda yang sedang berputar, menuju pusat lingkaran.

Masukan ini dipos pada November 3, 2009 4:43 pm dan disimpan pada Kuliah dengan kaitan (tags) kiniseologi, Kuliah. Anda dapat mengikuti semua aliran respons RSS 2.0 dari masukan ini Anda dapat memberikan tanggapan, atau trackback dari situs anda.

sumber : http://moektimaha17.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar