Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Rabu, 05 Januari 2011

LATIHAN BEBAN OTOT PERUT (SIX PACK)

sumber : http://rosy46nelli.wordpress.com


PERUT SIX PACK








oh not six pax






Salah satu pertanyaan yang muncul adalah bagaimana caranya agar perut dapat terlihat rata dan tidak terlihat gendut. Pertanyaan ini datang, selain yang paling umum dari wanita, juga dari pria yang merasa sudah latihan dan otot tubuh yang lain sudah memperlihatkan hasil namun tidak demikian halnya dengan otot perut.

Ada satu anggapan yang salah mengenai otot perut ini yang biasanya dialami oleh wanita. Banyak yang beranggapan bahwa jika kita kurus, makan sesedikit mungkin dan tanpa berolahraga, maka perut akan terlihat kecil dan baik. Namun tidak demikian kenyataannya. Memang jika kondisi kita sangat kurus, perut terlihat cukup rata, namun jika kita makan agak banyak sedikit saja, langsung perut terlihat sedikit membuncit, sehingga kita jadi malas makan yang tentunya tidak baik bagi kesehatan. Selain itu kita sering mendengar keluhan dari wanita yang tubuhnya sudah sangat kurus tapi tetap merasa gemuk karena perutnya walaupun tidak gemuk, tapi tidak keras dan sangat gampang terlihat buncit setelah mengkonsumsi makanan.

Sedangkan yang sering dialami oleh para pria adalah mereka sudah berlatih keras dan otot tubuh yang lain sudah menunjukkan hasil dengan bertambah besar dan kuat namun otot perut masih tetap terlihat gemuk dan tidak menarik. Untuk otot tubuh yang lain seperti dada, lengan, kaki, bahu, dll, jika dilatih dengan keras dan konsumsi protein mencukupi maka otot akan berkembang dan penampilannya jadi lebih baik. Namun agar otot perut terlihat baik dan keras seseorang harus terlebih dahulu memiliki level bodyfat yang rendah. Jika level bodyfat masih tinggi, berapapun latihan yang anda lakukan untuk otot perut akan sulit untuk menunjukkan hasil.

Otot perut akan terlihat baik dan keras jika kita berlatih secara rutin dan teratur dan disertai dengan diet kalori seimbang, protein dan karbohidrat mencukupi, serta lemak rendah.

Mengapa orang kurus tapi perutnya tidak keras dan mudah menjadi buncit? Hal ini terjadi karena otot perut yang dimiliki kurang. Jika kita memiliki otot perut yang cukup, maka akibat dari makan yang sedikit berlebihan saat akhir pekan, atau pesta tidak akan membuat perut kita langsung terlihat buncit karena ada otot yang menahannya. Selain itu otot perut membuat tubuh terlihat lebih baik dan keras. Bagi para wanita yang ingin tampil keren dengan baju-baju yang memperlihatkan perut cobalah melakukan latihan perut secara rutin dan mengkonsumsi makanan dengan pola yang baik dan sehat. Perut akan terlihat lebih keras, dan seksi, serta tubuh juga jadi lebih sehat.

Otot perut terdiri dari otot perut bagian atas, otot perut bagian bawah, dan otot perut bagian samping. Lakukanlah latihan untuk ketiga bagian otot perut ini. Beberapa latihan perut yang dapat dilakukan antara lain:

Latihan untuk otot perut bagian atas

  • Duduklah di matras/karpet lalu tekuklah kaki anda, jika berlatih pada sit ups bench taruhlah kaki pada tempat yang tersedia. Silangkan tangan di dada.
  • Kencangkan perut anda, lalu turunkan badan ke bawah, tahan sebentar, lalu kembali ke posisi semula.
  • Jangan melakukan gerakan sampai punggung menyentuh lantai/bench.
  • Lakukan gerakan dengan perlahan dan terkontrol.
  • Saat kembali ke posisi awal otot perut tetap dikencangkan dan rasakan tekanan pada otot perut saat posisi badan mendekati paha.

Crunches
Latihan untuk otot perut bagian atas

  • Berbaringlah di lantai dan taruh betis anda pada bangku datar.
  • Atur jarak anda dengan bangku agar paha anda kurang lebih tegak lurus terhadap lantai.
  • Taruh tangan di samping kepala.
  • Perlahan-lahan angkat bungkukkan badan anda ke depan seperti berusaha untuk menyentuh paha anda. Tahan sebentar lalu kembali ke posisi awal.
  • Lakukan gerakan perlahan-lahan dan terkontrol.

Leg raises

Latihan untuk otot perut bagian bawah

  • Berbaringlah di bangku datar dan tangan berpegangan pada ujung bangku dibelakang kepala anda.
  • Dengan posisi kaki sedikit bengkok, angkat kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat.
  • Tahan sebentar lalu perlahan kembali ke posisi semula.
  • Usahakan agar kaki tidak menyentuh bangku.

side to side

Latihan untuk otot perut bagian samping

  • Berdiri tegap dengan tangan kanan memegang dumbbell.
  • Posisi tangan lurus di samping badan.
  • Perlahan-lahan gerakkan tubuh ke kanan sampai otot samping perut merasakan tekanan.
  • Tahan sebentar, kembali ke posisi awal.
  • Perlahan-lahan gerakkan tubuh ke kanan sampai otot samping perut merasakan tekanan.
  • Kembali ke posisi awal.
  • Saat tubuh bergerak ke samping jaga agar tubuh tetap tegak dan tidak membungkuk atau condong ke depan.
  • Ulangi dengan tangan kanan memegang dumbbell
  • Lakukanlah latihan perut kurang lebih tiga kali seminggu dibarengi dengan program latihan beban lainnya dan tentunya diet dengan kalori seimbang.

11 Daerah Wanita Yang Sangat Sensitif

Kita semua tahu bagian-bagian mana saja dari tubuh wanita yang ingin dijelajahi pria. Tapi selain bagian-bagian itu, masih banyak daerah lain yang akan memberikan kepuasan pada wanita jika disentuh. Pasalnya, wanita memiliki saraf yang sensitif di seluruh tubuhnya. Sehingga, takkan sulit untuk membangkitkan suasana hatinya untuk bercinta.

Tak hanya untuk membangkitkan gairahnya, menyentuh daerah-daerah sensitif ini juga bisa bermanfaat untuk sekedar menghibur dia setelah menghadapi hari yang sulit. Berikut 11 daerah sensitif wanita menurutAskmen.com, yang perlu sesekali pria coba untuk disentuh saat berusaha membangkitkan gairah si dia un

tuk bercinta:

1. Rambut
Menjaga penampilan agar tetap terlihat sempurna bukanlah satu-satunya alasan wanita rutin pergi ke salon. Proses pencucian, pemotongan, pewarnaan, dan pengaturan rambut juga bisa menjadi penghilang stres. Membelai rambutnya dengan lembut adalah cara ampuh untuk mengirim rasa nyaman hingga ke tulang punggungnya. Pijat dia dengan pola

melingkar dari pelipis hingga tengkuk. Si dia akan luluh di tangan Anda.


2. Tengkuk

Sembari menyentuh tengkuknya, sesekali berikan kecupan ringan. Menurut teori kuno Jepang, daerah belakang leher wanita sangat menarik perhatian pria. Pasalnya, bagian tersebut adalah salah satu di antara bagian-bagian tubuh wanita yang tak tertutupi oleh pakaian tradisional Kimono. Di zaman modern, kesensitifan tengkuk memang dikalahkan oleh “titik” lainnya. Namun, jangan pernah menyepelekan kekuatan sentuhan dan kecupan lembut dari garis rambut hingga bahu wanita.

3. Tulang Selangka

Tulang selangka yang tegas terkadang bisa menjadi daya tarik sensual wanita. Tunjukkanlah pengha

rgaan Anda terhadap keindahan bahunya ini dengan sentuhan dan kecupan. Pusatkan kegiatan awa

l pada bagian tubuh yang satu ini ketika dia masih berpakaian lengkap. Kemudian setelah semua pakaiannya terlepas, Anda bisa kembali lagi ke daerah itu untuk memenuhi harapan si dia.

4. Punggung Bagian Bawah
Cara terbaik untuk memandu wanita saat tengah berada di keramaian adalah dengan meletakkan tangan Anda di bagian bawah punggungnya. Bahasa tubuh sederhana ini menunjukkan bahwa Anda melindungi dia tanpa terkesan terlalu menekan selayaknya merangkul bahu. Saat hanya sedang berdua, mengecup atau menjilati bagian tulang belakang dan diakhiri kecupan di bagian ini akan membuat hatinya berdebar kencang.

5. Belakang Lutut
Daerah ini adalah satu dari banyak bagian tubuh wanita yang tak terpikirkan oleh pria untuk dirangsang. Namun kenyataannya, bagian ini cukup sensitif. Mengusap bagian ini dengan lembut saat Anda dan pasangan tengah berada di tempat umum akan membuat dia tak sabar ingin pulang ke rumah. Kendati demikian, memperhatikan bagian ini saat hanya sedang berduaan juga jangan sampai dilupakan.

6. Telapak Tangan
Orang seringkali menggunakan tangan sebagai alat “pemuas” pasangan. Kendati demikian, jarang yang sadar bahwa menstimulus tangan juga berpotensi untuk mencapai kepuasan. Telapak tangan wanita adalah titik yang tidak berbahaya untuk disentuh saat sedang berada di depan orang-orang. Jadi meski Anda tengah berusaha menggodanya, Anda juga tak akan membuat orang di sekitar merasa tak nyaman. Menjejaki jari Anda di telapak tangannya akan memberikan dia getaran yang “menyenangkan” sekaligus membuat pria terlihat sensitif dan penuh perhatian.

7. Daun Telinga
Menyentuh, mengecup, bahkan menggigit daun telinga wanita dengan lembut akan memberikan dia percikan rasa senang. Bagian ini sangatlah sensitif. Selain itu, kebanyakan wanita sangat menikmati sensasi yang muncul saat pria menempelkan bibirnya di daerah yang satu ini. Anda boleh menggigiti seluruh bagian telinganya, termasuk bagian luar. Tapi demi kesopanan, hindari memasukkan lidah ke dalam telinganya.

8. Kaki
Film Pulp Fiction mengajarkan kita bahwa laki-laki yang memijat kaki istri orang pantas diberi hukuman dilempar ke luar jendela. Jadi, jelaslah sudah daya tarik sensual pijatan di kaki. Selain merasa lebih santai, banyak sensasi lain yang dapat ditimbulkan setelah memberikan wanita pijatan lebut di bagian kaki. Untuk itu, lakukan dengan benar dan gunakan minyak pemijat. Jangan lupa untuk juga memusatkan perhatian pada ujung jari, pergelangan, dan sisi-sisi pinggir kakinya. Beberapa wanita sangat menikmati bila ujung jari kakinya diisap. Namun tak sedikit juga yang menganggapnya menjijikkan. Jadi sebelum melakukannya, sebaiknya Anda bertanya terlebih dahulu.

9. Paha Bagian Dalam
Menyentuh paha bagian dalam atau selangkangan tanpa melibatkan daerah vagina bisa menjadi praktik menggoda yang sempurna untuk “memicu” wanita. Gunakan tangan dan mulut Anda untuk mencumbu dan mencium bagian ini hingga menjadi luar biasa dekat dengan titik kepuasannya. Kemudian cepat tarik kembali tubuh Anda sebelum pertempuran yang sesungguhnya dimulai.

10. Pinggul
Memfokuskan “rasa sayang” pada bagian pinggul wanita adalah ide yang bagus. Kendati demikian, Anda harus menahan keinginan untuk “meluncur” langsung ke vagina si dia saat jaraknya sudah kritis. Sama halnya dengan menggoda paha bagian dalamnya, mengecup dan menjilati bagian pinggul juga akan membuat si dia mendambakan lebih. Perpanjang sensasi ini dengan sesekali meninggalkan wilayah tersebut untuk fokus pada bagian lain.

11. Di mana saja
Setiap inci dari tubuh wanita memiliki ujung syaraf yang dapat dirangsang. Tapi ini tak berarti dia tidak memiliki daerah yang enggan disentuh. Beberapa wanita tak tahan bila wajahnya disentuh atau terlalu geli jika tangannya digelitiki. Saat berusaha menjelajahi tubuhnya, Anda akan sekaligus belajar mengetahui bagian mana yang memberikan efek fantastis dan juga sebaliknya.(AND)

Jumat, 12 November 2010

Cara Meninggikan Badan Dalam 3 Minggu

Peraturan:
1. Saya sarankan lakukan semua gerakan di atas kasur atau lantai yang empuk, karena setiap gerakan beresiko tidak kuat dan jatuh.

2. TIDAK ADA BATASAN UMUR UNTUK MENCOBA GERAKAN INI!
Tapi, saya sarankan usia Maksimal adalah umur 28 tahun. Sedikit lebih dari itu tidak apa-apa, asalkan ingat umur.

3. Setiap gerakan cukup di lakukan 1x saja. Jadi, setelah istirahat langsung ganti gerakan.

4. Setiap gerakan ada aturan berapa detik anda menahan gerakan. Jika tidak kuat, lakukan dengan aturan detik paling kecil.

5. Resiko di tanggung penumpang. Contoh resiko: Otot perut sakit, Otot tangan sakit, & Tulang punggung sakit. Tapi tenang, itu semua wajar.

6. Laksanakan semua cara di Thread ini jika anda benar-benar punya waktu luang untuk menambah tinggi badan anda.

7. Senyum. :))

Cara Maksimal:
1. Lakukan cara-cara ini selama 3 minggu secara teratur dan berturut-turut. Tinggi anda akan bertambah 2-4 Inchi (5-10cm).

2. Jangan sampai melewatkan satupun gerakan ini, karena hasil tidak akan maksimal.

3. Sebenarnya anda hanya membutuhkan waktu kurang dari 1 jam dalam sehari, untuk melaksanakan semua gerakan di Thread ini kecuali semua tambahan selain gerakan.

4. Senyum,
jika mo jelas masuk disini http://www.oji-punya.com/blog/70/cara-meninggikan-badan-dalam-3-minggu.html

Rabu, 27 Oktober 2010

Perbedaan Pendidikan Jasmani dengan Olahraga

Terkejut aku kemarin waktu saya baru naek motor menuju ke kampus, tiba-tiba saya berhenti dan menghentikan motor sejenak untuk menerima telpon yang sudah cukup lama tidak saya jawab. Ternyata telepon itu dari teman saya yang sama-sama mengajar penjas.

Kalo tidak salah pembicaraan kami seperti:

Assalamu’alaikum. Ini saya Yofi. Ri, tolong aku dikasih tau perbedaanPendidikan Jasmani Olahraga. Akupun menjawab Okey nanti saya kasih tau, ini saya baru penjalanan mau kuliah.

Wah, ternyata masih ada juga guru olahraga yang gak ngerti perbedaan antara Pendidikan Jasmani dengan Olahraga. Makanya sering-sering mampir keguruolahragadotcom !!!!

Baiklah disini saya akan mencoba menjelaskan seingat saya mengenai perbedaanPendidikan Jasmani dengan Olahraga yang saya perolah waktu duliah Diploma II dulu.

Ada 4 aspek yang membedakan antara Pendidikan Jasmani dengan Olahraga antara lain:

  1. Tujuan Pendidikan Jasmani disesuaikan dengan tujuan pendidikan yang menyangkut pengembangan seluruh pribadi anak didik, sedangkan tujuanOlahraga adalah mengacu pada prestasi unjuk laku motorik setinggi-tingginya untuk dapat memenangkan dalam pertandingan.
  2. Isi Pembelajaran dalam pendidikan jasmani disesuaikan dengan tingkat kemampuan anak didik, sedangkan pada olahraga isi pembelajaran atau isi latihan merupakan target yang harus dipenuhi.
  3. Orientasi Pembelajaran pada pendidikan jasmani berpusat pada anak didik. Artinya anak didik yang belum mampu mencapai tujuan pada waktunya diberi kesempatan lagi, sedangkan pada olahraga atlet yang tidak dapat mencapai tujuan sesuai dengan target waktu dianggap tidak berbakat dan harus diganti dengan atlet lain.
  4. Sifat kegiatan pendidikan jasmani pada pemanduan bakat yang dipakai untuk mengetahui entry behavior, sedangkan pada olahraga bertujuan untuk memilih atlet berbakat.

Baiklah mungkin itu garis besar mene

Hubungan Pendidikan Jasmani dengan Bermain dan Olahraga

Dalam memahami artipendidikan jasmani, kita harus juga mempertimbangkan hubungan antara bermain (play) dan olahraga (sport), sebagai istilah yang lebih dahulu populer dan lebih sering digunakan dalam konteks kegiatan sehari-hari. Pemahaman tersebut akan membantu para guru atau masyarakat dalam memahami peranan dan fungsi pendidikan jasmani secara lebih konseptual.

Bermain pada intinya adalah aktivitas yang digunakan sebagai hiburan. Kita mengartikan bermain sebagai hiburan yang bersifat fisikal yang tidak kompetitif, meskipun bermain tidak harus selalu bersifat fisik. Bermain bukanlah berarti olahraga dan pendidikan jasmani, meskipun elemen dari bermain dapat ditemukan di dalam keduanya.

Olahraga di pihak lain adalah suatu bentuk bermain yang terorganisir dan bersifat kompetitif. Beberapa ahli memandang bahwa olahraga semata-mata suatu bentuk permainan yang terorganisasi, yang menempatkannya lebih dekat kepada istilah pendidikan jasmani. Akan tetapi, pengujian yang lebih cermat menunjukkan bahwa secara tradisional, olahraga melibatkan aktivitas kompetitif.

Ketika kita menunjuk pada olahraga sebagai aktivitas kompetitif yang terorganisir, kita mengartikannya bahwa aktivitas itu sudah disempurnakan dan diformalkan hingga kadar tertentu, sehingga memiliki beberapa bentuk dan proses tetap yang terlibat. Peraturan, misalnya, baik tertulis maupun tak tertulis, digunakan atau dipakai dalam aktivitas tersebut, dan aturan atau prosedur tersebut tidak dapat diubah selama kegiatan berlangsung, kecuali atas kesepakatan semua pihak yang terlibat.

Di atas semua pengertian itu, olahraga adalah aktivitas kompetitif. Kita tidak dapat mengartikan olahraga tanpa memikirkan kompetisi, sehingga tanpa kompetisi itu, olahraga berubah menjadi semata-mata bermain atau rekreasi. Bermain, karenanya pada satu saat menjadi olahraga, tetapi sebaliknya, olahraga tidak pernah hanya semata-mata bermain; karena aspek kompetitif teramat penting dalam hakikatnya.

Di pihak lain, pendidikan jasmani mengandung elemen baik dari bermain maupun dari olahraga, tetapi tidak berarti hanya salah satu saja, atau tidak juga harus selalu seimbang di antara keduanya. Sebagaimana dimengerti dari kata-katanya, pendidikan jasmani adalah aktivitas jasmani yang memiliki tujuan kependidikan tertentu. Pendidikan Jasmani bersifat fisik dalam aktivitasnya dan penjas dilaksanakan untuk mendidik. Hal itu tidak bisa berlaku bagi bermain dan olahraga, meskipun keduanya selalu digunakan dalam proses kependidikan.

Bermain, olahraga dan pendidikan jasmani melibatkan bentuk-bentuk gerakan, dan ketiganya dapat melumat secara pas dalam konteks pendidikan jika digunakan untuk tujuan-tujuan kependidikan. Bermain dapat membuat rileks dan menghibur tanpa adanya tujuan pendidikan, seperti juga olahraga tetap eksis tanpa ada tujuan kependidikan. Misalnya, olahraga profesional (di Amerika umumnya disebut athletics) dianggap tidak punya misi kependidikan apa-apa, tetapi tetap disebut sebagai olahraga. Olahraga dan bermain dapat eksis meskipun secara murni untuk kepentingan kesenangan, untuk kepentingan pendidikan, atau untuk kombinasi keduanya. Kesenangan dan pendidikan tidak harus dipisahkan secara eksklusif; keduanya dapat dan harus beriringan bersama.

Komponen Kebugaran Jasmani

ada 10 poin yang merupakan komponen kebugaranjasmani, yaitu:

1. Kekuatan
Strength, Kemempuan dalam mempergunakan otot untuk menerima beban sewaktu bekerja

2. Daya tahan
Endurance, Kemampuan seseorang dalam mempergunakan sistem jantung, paru-paru, dan peredaran darahnya secara efektif dan efisien untuk menjalankan kerja secara terus menerus

3.Daya Otot
Muscular Power, Kemampuan seseorang dalam mempergunakan kekuatan maksimum yang dikerahkan dalam waktu sependek-pendeknya

4.Kecepatan
Speed, Kemampuan seseorang untuk mengerjakan gerakan berkesinambungan dalam bentuk yang sama dengan waktu sesingkat-singkatnya.

5.Daya lentur
Flexibility, Efektifitas seseorang dalam menyesuaikan diri untuk segala aktifitas dengan penguluran tubuh yang luas

6.Kelincahan
Agility, Kemampuan seseorang mengubah posisi di area tertentu.

7.Koordinasi
Coordination, Kemampuan seseorang mengintegrasikan berbagai gerakan yang berbeda kedalam pola gerakan tunggal secara efektif.

8.Keseimbangan
Balance, Kemampuan seseorang mengendalikan organ-organ syaraf otot.

9.Ketepatan
Accuracy, Kemampuan seseorang untuk mengendalikan gerak-gerak bebas terhadap suatu sasaran.

10.Reaksi
Reaction, Kemampuan seseorang untuk segera bertindak secepatnya dalam menanggapi rangsangan yang ditimbulkan lewat indera

Gaya Mengajar Pemecahan Masalah

ciri-ciri

Gaya mengajar pemecahan masalah terdiri atas masukan informasi pemikiran, pemilihan dan respon. Masalahnya harus dirancang sehingga jawabannya bukan hanya satu jawaban. Bila demikian, gaya ini berubah menjadi gaya yang disebut diskoveri tertuntun.

Masalahnya dirancang dari yang mudah ke yang sukar. Misalnya, “apa perbedaan hasil lemparan bola dalam keadaan kedua kaki diam di atas lantai dengan hasil lemparan dalam posisi kedua kaki sambil bergerak?” Pertanyaan bisa semakin sulit. Misalnya, “bagaimana bentuk gerakan lanjutan kaki untuk menendang dalam sepak bola agar bola tidak melambung jauh diatas seperti kelas 5 dan 6 SD. Makin meningkat usia siswa, seperti sudah menginjak jenjang SLTP, maka mutu pertanyaannya pun kian meningkat. Pertanyaan seperti ini dimaksudkan untuk merangsang penalaran siswa.

Pelaksanaan

Langkah-langkah pelaksanaan gaya mengajar pemecahan masalah sebagai berikut:

  • Penyajian masalah. Guru menyajikan masalah kepada siswa dalam bentuk pertanyaan atau pernyataan yang merangsang untuk berfikir. Tidak ada penjelasan atau demonstrasi karena pemecahannya bersumber dari anak.
  • Tentukan Prosedur. Para siswa harus memikirkan prosedur yang dibutuhkan untuk mencapai pemecahan. Bila usia anak masih muda seperti di kelas awal (kelas 1, 2, atau 3), maka persoalan yang diajukan juga lebih sederhana.
  • Bereksperimen dan mengeksplorasi. Dalam bereksprerimen siswa mencoba beberapa kemungkinan cara memecahkan masalah serta menilai dan membuat sebuah pilihan. Ketika mencari-cari jawaban, anaklah yang menentukan arah pemecahannya. Sementara hanya berperan sebagai penasihat, seperti menjawab pertanyaan membantu, memberikan komentar, dan mendorong siswa. Namun, ia tidak megnemukakan jawaban. Waktu harus dirancang cukup untuk mencari jawaban.
  • Mengamati, mengevaluasi, dan berdiskusi. Setiap anak perlu memperoleh kesempatan untuk mengemukakan jawaban dan mengamati apa yang ditemukan siswa lainnya. aneka macam hasil temua dapat dipertunjukkan oleh anak secara perorangan, kelompok kecil, rombongan yang agak besar, atau bagian dari kelas. Diskusi terpusat pada pengujian pemecahan yang khas.
  • Penghalusan dan perluasan. Setelah mengamati pemecahan yang diajukan siswa lainnya dan mengevaluasi alasan di balik pemecahan yang dipilih, apa yang perlu dilakukan. Setiap anak memperoleh kesempatan untuk bekerja kembali melakukan pola geraknya, menggabungkan satu gagasan dengan gagasan lainnya.